Awas! Tertipu Spam ‘Sukses ala Steve Jobs’

Jobs Ipad

hendricreative.wordpress.com – Demi meraih perhatian calon korban, para penyebar spam mengeksploitasi nama pendiri Apple, Steve Jobs. Email spam yang dikirim mengajak penerimanya menguak rahasia kesuksesan Steve Jobs, isi emailnya sendiri merupakan iklan sesi pelatihan gratis.

Penyelenggara pelatihan berjanji bahwa hanya dalam waktu 1,5 jam mereka mampu mengajari bagaimana menciptakan bisnis yang menguntungkan dari hobi kita. Steve Jobs digunakan untuk menarik perhatian terhadap pelatihan tersebut.

Fenomena spam ‘Steve Jobs’ tersebut dideteksi Kaspersky Lab muncul sejak bulan Juni 2013. Persentase spam dalam lalu lintas email pada Juni naik 1,4 persentase poin dengan rata-rata 71,1%. Lampiran berbahaya ditemukan dalam 1,8% dari semua email, turun 1 persentase poin dibanding bulan sebelumnya.

Selain email pelatihan yang menjanjikan untuk mengungkap rahasia sukses Steve Jobs, pada bulan Juni Kaspersky Lab sering menemukan pesan spam yang menawarkan diskon besar-besaran untuk perangkat Apple.

Agar email terlihat asli, para penipu memasukkan nama perusahaan pada kolom ‘From’ meskipun alamat email tersebut tidak ada hubungannya dengan Apple.

Para pelaku email penipuan ini menekankan bahwa barang yang ditawarkan sangat terbatas dan calon korban harus cepat bertindak bila ingin mendapatkan barang tersebut. Trik seperti ini sering digunakan untuk mendorong pengguna mengambil keputusan dengan cepat lalu mengklik link yang ada dan memesan barang diskonan tersebut.

Tema lain yang dieksploitasi oleh para penyebar spam adalah tawaran masuk ke universitas di Amerika serta tawaran pendidikan online sesuai keinginan. Email seperti ini sering memasukkan tautan ke laman berisi formulir aplikasi untuk lembaga pendidikan di atas.

Menariknya, alamat halaman situs tidak sama pada tiap email dan seringkali baru dibuat pada hari surat tersebut dikirim. Mungkin beginilah cara pelaku surat massal mengumpulkan data pribadi pengguna.

“Pada bulan Juni, para penyebar spam terus menggunakan trik yang familiar. Secara khusus, kami mencatat beberapa surat massal mengiklankan baik rokok konvensional maupun elektronik di mana para pelaku menggunakan layanan Google Translate untuk memproses tautan spam. Selain itu, para penyebar spam menambahkan serangkaian surat acak dan nama domain Google dalam berbagai bahasa pada bagian akhir tautan,” ujar Tatyana Shcherbakova, Analis Spam Senior Kaspersky Lab.

Pada bulan Juni, lebih dari setengah spam di dunia berasal dari China (24%) dan Amerika Serikat (17%). Korea Utara ada pada peringkat ketiga dengan 14% dari seluruh spam.

Korea Selatan tetap menjadi penghasil utama spam yang dikirim ke pengguna di Eropa (53,3%), dengan persentase yang naik sebesar 9,6 persentase poin. Amerika Serikat (4,6%) dan Vietnam (3,7%) turun ke posisi 4 dan 5 posisi di bawah Italia (6,7%) dan Taiwan (5%). Italia naik 3,9 persentase poin dibanding Mei dimana pada Mei Italia berada di tempat ke-7.


Negara pengirim spam

Pada bulan Juni kemarin, jumlah serangan yang menyasar Email dan IMS meningkat drastis, karena dalam liburan musim panas jumlah pengguna e-mail dan pengguna program seperti ICQ, Jabber, Skype, dan lain-lain meningkat. Di pasar gelap ada permintaan besar untuk akun-akun seperti ini, yang mendorong phisher untuk mencuri detil login pengguna dan menjual di pasar gelap.

Sumber : (http://inet.detik.com/read/2013/08/05/131021/2324458/323/awas-tertipu-spam-sukses-ala-steve-jobs?i991102105)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s