Waspada, ada kejahatan bermodus ‘Add pin BB teman saya’

BB

hendricreative.wordpress.com Bagi anda yang kerap menerima pesan melalui Blackberry Messanger yang berisi ‘Add Pin Saya atau Add Pin teman saya’ nampaknya harus lebih waspada. Sebab, modus tersebut bisa jadi digunakan para pelaku kriminal untuk mendapatkan calon korbannya.

Hal tersebutlah yang dialami oleh YK (19), karyawati di sebuah pusat perbelanjaan ini menjadi korban tindak pencurian dengan kekerasan yang dilancarkan pelaku FS (20), MS (20), IA (20) dan MA (21). Peristiwa itu berawal pada pertemanan yang terjalin sejak tahun 2013 lalu.

“Kemudian karena intensitas komunikasi yang terjalin, akhirnya pelaku mengajak korban untuk bertemu di suatu tempat pada Kamis (23/1) sekitar pukul 17.30 WIB,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Kamis (6/3).

Padahal, lanjut Rikwanto, ajakan bertemu yang diminta pelaku merupakan modus awal dirinya beserta tiga rekannya untuk melucuti sejumlah harta benda milik korban. “Pelaku MA pun menjemput korban dengan mobil sewaan yang telah ia sewa. Sedangkan pelaku lainnya bersembunyi di bagian belakang mobil,” jelas Rikwanto.

Setelah diajak berputar-putar, lanjutnya, barulah pelaku yang lain keluar dari tempat persembunyiannya di bagian belakang mobil. Korban disekap kemudian uang dan handphone miliknya diambil lalu YK dibuang di pinggir Tol Cikunir.

Sementara itu, penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Rovan Richard Mahenu menambahkan perkenalan korban dengan pelaku MA melalui BBM yang berisi ‘Add Pin Saya’. Dari perkenalan itu berlanjut ke pertemuan dan pelaku mengajak korban berputar-putar hingga masuk ke dalam Tol Cijago, Cimanggis, Depok.

MS langsung memberikan kode kepada FS dan IA yang sebelumnya bersembunyi di jok belakang. Korban pun ditodong senjata tajam, dan sempat dipukul dadanya sekalipun sempat melawan.

Uang korban sebesar Rp 700 ribu dan sebuah telepon genggam dirampas oleh pelaku. Setelah itu, korban diturunkan di tol Cikunir, Bekasi. “Hasil kejahatan ini digunakan para tersangka untuk membayar rental mobil, makan-makan dan isi bensin,” tandas Rovan.

Sumber : (http://www.lucgen.com/2014/03/waspada-ada-kejahatan-bermodus-add-pin.html)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s